(Ooh) Pohon-pohon Sepanjang Soekarno-Hatta
Assalamu Alaikum Wr. Wb.
Ada yang berbedza ketika aku mengunjungi rumah nenek di daerah Cibuntu. Udara di sepanjang jalan Soekarno Hatta terasa panas. Selidik punya selidik, ternyata pohon2 sepanjang jalan arteri tersebut sudah dibabat habis. Katanya sich buat proyek pelebaran jalan.
Kata papah, jalan soekarno hatta dibuat tahun 70-an, sebagai jalan by-pass untuk mengurangi beban jalan Pos-nya Daendels (Sudirman-Asia Afrika-A Yani-Ujung Berung-Cibiru). Kata papah juga, waktu papah kecil, beliau pergi sekolah menyeberangi jalan itu. Waktu itu jalan terasa lebar, karena volume kendaraan masih sedikit. Walau pada jaman itu, jalan itu dilalui bis2 antar kota, terutama Jakarta-Banjar.
Sekarang, jalan (raya) itu terasa sempit. Selain bis2 antar kota terutama dari arah barat, jakarta, cianjur, dll, angkutan kota juga sangat berandil membuat jalan itu terasa menyempit, belum lagi jumlah motor.
Papah menyayangkan pohon2 yang kira2 seusia dengan jalan harus ditebang, sama halnya ketika pohon2 di sepanjang jalan Pasteur harus ditebang ketika jalan layang Pasupati dibangun.
Lagi2 papah mengeluhkan kebijakan pemerintah yang hanya bisa memikirkan pembangunan kota Bandung secara fisik-nya saja, dan mengabaikan aspek lain termasuk lingkungan. Jalan macet karena banyak kendaraan, bukan kendaraan yang dikurangi, tetapi malah jalan yang dilebarkan atau dibangun jalan layang, korbannya pohon2. Padahal dengan bertambahnya kendaraan dan berkurangnya pohon2, iklim dan cuaca kota ini menjadi berubah.
Papah juga mengeluhkan aspek sosial dan ekonomi yang berubah akibat kebijakan tadi. Papah mencontohkan, banyak sekali rumah2 yang digusur pada pembangunan jalan Pasupati. Sekarang banyak sekali usaha2 kecil masyarakat yang tergusur akibat pelebaran jalan Soekarno Hatta ini. Salah satunya adalah digusurnya kios Mang Osid yang terletak di seberang komplek Sumber Sari Indah. Kios, yang kata papah mempunyai kenangan yang indah bersama sahabat2 papah dulu.
Papah hanya bisa berkhayal, andai saja pemerintah bisa mengurangi kendaraan2 yang lalu lalang di kota tercinta ini, andai saja banyak pohon2 ditanami, andai …
Akhirnya, QUO VADIS Kota Bandung ?
Wassalam





