Belanda Kalah (lagi)
Assalamu Alaikum Wr. Wb.
Pagi ini papah lagi sedih, sebab kesebelasan kesayangannya yaitu Belanda tersingkir dari Piala Dunia 2006, karena kalah 0-1 dari Portugal di Piala Dunia. Papah menerangkan bahwa awal kekalahan ini disebabkan pelatih Belanda yaitu Van Basten tidak menurunkan Van Nistelrooy sebagai striker. Padahal banyak sekali peluang yang membutuhkan seorang striker pengalaman untuk meyelesaikannya. "Gagal lagi, gagal lagi’ kata papah.
Omong-omong Piala dunia sekarang, kayaknya negeri ini paling heboh deh. Biar tim nasionalnya masih jauh dari mampu untuk lolos, tapi tiap orang di sini seneng-seneng aja mendukung tim-tim yang berlaga, papah misalnya.
Tapi kata papah, yang lebih meyedihkan, ajang piala dunia sekarang banyak dimanfaatkan untuk ladang perjudian. Naudzubillahi min dzaalik. Kata papah lagi, di setiap tempat pasti ada orang yang bertaruh. Di rumah, di warung, di sekolah, di warnet, dll. Uniknya lagi mereka berasal dari segala lapisan masyarakat yang memang bermimpi mendapatkan untung dari perhelatan itu. Dan bisnis ini memang untouchable, karena tidak menggunakan fasilitas kecuali uang dan kepercayaan saja.
Pada jaman ini, perjudian selain dapat dilakukan tanpa terlihat, seperti kasus di atas, juga dilakukan secara terang-terangan. Di internet misalnya, kita bisa akses situs2 perjudian misalnya p*******a.com misalnya. Hanya bermodalkan rekening bank (yang ada duitnya tentu), kita bisa register dan main sesuka hati.
Sayang sekali ya, padahal piala dunia atau kegitan olahraga lainnya bertujuan untuk membuat badan kita sehat, menambah pengetahuan, mengajarkan sportivitas, dan banyak lagi.
Udah ah pucing, itu kan omongan buat anak gede. Ngomong2 kapan ya tim Indonesia berlaga di Piala Dunia ? Tanya ken-apa ?
Ah…, Indonesia.
Wassalam





